Pasien Cerdas vs Salah Kaprah dan Hoaks Kesehatan

Pasien Cerdas vs Salah Kaprah dan Hoaks Kesehatan

Kesehatan
RAB.com (JAKARTA): Setiap orang pernah sakit sehingga menjadi pasien yang cerdas merupakan satu keharusan agar tetap aman (selamat) dan sejahtera di tengah centang perenangnya problem kesehatan di Indonesia. Dari soal peresepan obat yang kadang tidak diperlukan, salah kaprah tentang obat mujarab dan suplemen-herbal, praktek dokter yang tak sesuai standar, penggunaan antibiotik yang tidak rasional, perlunya masyarakat melek kesehatan, sampai maraknya hoaks tentang kesehatan. Inilah inti pesan yang dibahas dalam program edukasi kesehatan anak untuk orangtua sesi-3 (Pesat 3) yang diadakan Yayasan Orangtua Peduli (YOP) pada Minggu (28/7). Dalam workshop tersebut tampil sebagai narasumber dr Purnamawati S. SpA(K), MMPaed, dr Windhi Kresnawati SpA, dr Felix SpA, dan dr Dimas S. Prasetyo. "Sebagai industri, sektor layanan kesehatan tidak lepas dari risiko. Kesalahan medis mengutip data di Amerika Serikat menjadi penyebab kematian nomor…
Read More

Mahfud MD: Tak Semua yang Dipanggil Habib Keturunan Nabi

Uncategorized
RAB.com (JAKARTA): Prof Mahfud MD menyebut banyak orang yang tak paham dengan arti 'habib'. Menurut Mahfud, tak semua orang yang dipanggil habib merupakan keturunan Nabi Muhammad SAW. "Banyak orang tak paham arti habib. Habib itu sebutan hormat dan sayang kepada seseorang. Misal kepada rektor, menteri, dirut PJKA. Tak semua yang dipanggil habib keturunan Nabi. Keturunan Nabi sebutannya ada dua, yaitu: Syarif/Syarifah (jalur Hasan) dan kedua, Sayyid/Sayyidah (jalur Husein)," tulis Mahfud dalam akun Twitter resminya, @mohmahfudmd, Kamis (20/12) Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini menegaskan banyak orang yang merasa paling tahu terkait arti habib, sehingga menyalahkan orang lain. Mahfud lantas mencontohkan sebutan habib yang ditujukan kepada mantan bendahara umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin. "Banyak yang sok tahu saja tentang arti habib, lalu menyalahkan orang yang tahu. Habib itu kira-kira artinya Yang Terhormat…
Read More
Menutup Alexis: Problematika Hukum dan Janji Kampanye Gubernur Anies

Menutup Alexis: Problematika Hukum dan Janji Kampanye Gubernur Anies

Ekonomi
[caption id="attachment_2361" align="aligncenter" width="710"] Tidak tutup, yang diminta adalah Alexis menghentikan kegiatannya.[/caption] RAB.com (JAKARTA): Alexis sungguh ditutup? Inilah janji kampanye yang sekarang kembali heboh jadi pembicaraan masyarakat, termasuk di media sosial. Terjadi pro-kontra tentang soal penutupan yang didasarkan pada laporan masyarakat dan berita di media massa. Padahal dengan tegas dalam konferensi persnya, pihak manajemen Alexis menyatakan tak pernah melanggar hukum. Masalah problematis utama bagi Pemprov DKI Jakarta dalam agenda hebat membina moral masyarakat kali ini tampaknya terkait dengan masalah hukum. Faktanya penutupan suatu tempat atau usaha bukan istilah hukum. Belakangan baru keluar pernyataan dari Pemprov DKI bahwa izin sudah habis pada September 2017 dan tidak diizinkan diperpanjang. Namun sebutan tidak diperpanjangnya izin juga menjadi agak kabur karena yang tertulis dalam surat penolakan adalah: "permohonan izin TDUP tersebut belum dapat diproses." Soal…
Read More
Wajib E-Toll Masih Sisakan Gardu Tunai dan Beberapa Kekurangan

Wajib E-Toll Masih Sisakan Gardu Tunai dan Beberapa Kekurangan

Ekonomi
[caption id="attachment_2358" align="aligncenter" width="677"] Pemakaian e-toll belum 100 persen dan masih banyak keluhan dari pengguna.[/caption] RAB.com (JAKARTA): Kewajiban penggunaan pembayaran non-tunai di gerbang tol mulai hari ini (Selasa, 31 Oktober) masih menyisakan sejumlah masalah. Sejak dari masalah kesiapan sarana dan perlunya penyesuaian dari pengguna. Sementara 1,5 juta keping kartu e-toll gratis (hanya perlu dibayar saldonya saja) belum semua terdistribusi. Sejumlah kalangan menyoroti beberapa masalah yang masih membelit dalam penerapan transaksi non-tunai di gerbang jalan tol (e-toll). Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, bahkan pesimistis e-toll mampu menghapus kemacetan di gerbang tol. ”Tak ada perbedaan lama transaksi yang signifikan antara membayar tunai dan kartu elektronik." Sedangkan pakar perkotaan dari Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, mengeluhkan soal belum adanya layanan pengaduan terpadu di gerbang tol. Pengelola jalan tol masih harus bekerja keras…
Read More
Rel Ganda KA Lintas Selatan Jawa Tuntas Akhir 2019

Rel Ganda KA Lintas Selatan Jawa Tuntas Akhir 2019

Ekonomi
[caption id="attachment_2351" align="aligncenter" width="704"] Saat ini, rel ganda di beberapa titik sudah terbangun, dan tinggal menyambung di 5-6 ruas lagi.[/caption] RAB.com (JAKARTA):  Rel ganda kereta api (KA) lintas selatan Pulau Jawa ditargetkan selesai pada akhir tahun 2019 dan beroperasi awal 2020 secara penuh dari Jakarta menuju Surabaya. Pembangunan rel ganda lintas selatan untuk meningkatkan kapasitas lintas perjalanan KA  dan mengurangi waktu tempuh perjalanan. “Di samping itu pembangunan rel ganda akan mengurangi kemacetan lalu lintas jalan raya, meningkatkan pelayanan, aksesibilitas, dan mobilitas orang dan barang antar kabupaten, antar kota maupun antar provinsi serta meningkatkan keselamatan perjalanan KA,” kata Direktur Prasarana Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Zulfikri, Kamis (26/10). Zulfikri dalam siaran pers menjelaskan, pembangunan rel ganda lintas selatan dibagi menjadi beberapa segmen, yakni segmen Cirebon–Kroya, Kroya–Kutoarjo, Kutoarjo–Solo, Solo–Kedungbanteng, Kedungbanteng–Madiun, Madiun–Jombang dan Jombang–Wonokromo. Segmen Kutoarjo–Solo, ungkap Zulkifli,…
Read More
Buya Syafii: Bangsa Besar Jangan Terperdaya Ideologi Impor Pengancam Kebhinekaan

Buya Syafii: Bangsa Besar Jangan Terperdaya Ideologi Impor Pengancam Kebhinekaan

Pendidikan
[caption id="attachment_2331" align="aligncenter" width="702"] Buya Syafii Maarif (tengah) dan Profesor Azyumardi Azra saat menjadi pembicara diskusi bertajuk Satu Dalam Bhinneka, Satu Dalam Sumpah Pemuda, Satu Indonesia, di SMA Kolese Gonzaga, Jakarta Selatan, Sabtu (28/10).(kompas.com/Kristian Erdianto)[/caption]RAB.com (JAKARTA): Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif mengatakan, momen peringatan Hari Sumpah Pemuda harus dijadikan sebagai pengingat bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar. Khususnya menyangkut kegelisahannya bahwa di kalangan muslim yang mayoritas tidak bisa membedakan antara Islam dan Arabisme.Dengan maraknya ideologi asing yang masuk ke Indonesia,  masyarakat hendaknya tidak melupakan identitas budaya bangsa yang beragam. Sebab, tidak dipungkiri banyak ideologi asing tersebut yang mengancam kebhinekaan. "Bangsa ini besar, jangan sampai ada ideologi impor," kata sesepuh guru bangsa yang biasa dipanggil Buya Syafii ini.Buya menandaskan jangan sampai meninggalkan identitas kita sebagai bangsa yang besar.…
Read More
Pabrik Mercon Meledak, Aparat Cari Selamat

Pabrik Mercon Meledak, Aparat Cari Selamat

Uncategorized
[caption id="attachment_2322" align="aligncenter" width="745"] Pabrik mercon meledak dan menimbulkan korban sia-sia, aparat cari selamat[/caption]RAB.com (JAKARTA): Meledaknya pabrik petasan dan kembang api di Kosambi, Tangerang, memunculkan banyak fakta mengejutkan. Dari soal bantah membantah tentang pabrik yang terkunci di jam kerja, lokasi pabrik dan gudang "barang berbahaya" yang ada di dekat pemukiman dan sekolah, ditemukannya korban tewas diduga pekerja anak, sampai soal perubahan perizinan.Seperti biasa aparat terkait seperti kebakaran jenggot untuk membantah ini-itu yang malah semakin menimbulkan banyak pertanyaan. Sementara pemilik tempat usaha sudah diperiksa polisi yang juga entah sampai di mana ujungnya nanti. Apakah dia sendiri yang akan dipersalahkan dan diadili atau juga akan sampai ke para pemberi izin yang memungkinkan bencana terjadi.Sejauh dari berbagai fakta yang terungkap dari pemberitaan, sudah semakin jelas bahwa kesalahan berbagai pihak yang terlibat (pemilik usaha, aparat…
Read More
Seks Oral dan Merokok Tingkatkan Risiko Kanker Oropharyngeal pada Pria

Seks Oral dan Merokok Tingkatkan Risiko Kanker Oropharyngeal pada Pria

Kesehatan
  [caption id="attachment_2314" align="aligncenter" width="674"] xxx[/caption] RAB.com (JAKARTA): Merokok dan seks oral merupakan kombinasi mematikan untuk meningkatkan risiko pria terkena kanker di bagian kepala dan leher yang disebabkan oleh infeksi Human Papillomavirus (HPV). Risiko ini semakin tinggi terjadi pada pria perokok yang melakukan seks oral  kepada lima orang atau lebih. Satu studi baru menunjukkan  kanker yang dikenal sebagai kanker oropharyngeal angka penderitanya melonjak menjadi 15 persen.  "Infeksi HPV tampaknya meningkat di antara pria kulit putih berusia 50-an dan 60-an. Kemungkinan karena meningkatnya seks oral," kata Otis Brawley, seorang petugas medis utama di American Cancer Society yang mengkaji ulang studi baru ini. Human papillomavirus atau HPV adalah suatu grup virus yang terdiri dari 150 virus serupa. Infeksi HPV merupakan salah satu penyakit menular seksual yang paling umum. Infeksi HPV merupakan masalah baik…
Read More
Ekonomi Indonesia Kena Dampak Bila Perang Korea Meletus

Ekonomi Indonesia Kena Dampak Bila Perang Korea Meletus

Uncategorized
[caption id="attachment_2305" align="aligncenter" width="715"] Donald Trump dan Kim Jong-un. (trofire.com)[/caption]RAB.com (JAKARTA): Krisis politik antara Korea Utara (Korut) dan Amerika Serikat (AS) diperkirakan bakal berdampak buruk terhadap ekonomi Indonesia. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan jika terjadi perang antara (AS) dan Korut skala konfliknya akan meluas karena kemungkinan akan melibatkan negara sekutu keduanya.Keterlibatan negara sekutu, tuturnya, berakibat terjadinya perang dunia yang berdampak pada perdagangan global. "Gangguan pada perdagangan global itu secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh pada perekonomian Indonesia yang masih mengandalkan komoditi bahan mentah," kata Reza.Meskipun Indonesia berada pada posisi netral dalam konflik itu, lanjutnya, perang tetap akan mengganggu perdagangan Indonesia. "Karena neraca perdagangan Indonesia lebih banyak mengandalkan pasar dari konsumen Tiongkok dan AS. Selain itu, perdagangan Indonesia dengan Jepang dan Korea Selatan pasti akan terganggu.Reza mengatakan itulah imbas krisis…
Read More
Terintegrasi dengan LRT, Kereta Cepat Sampai Bandara Kertajati

Terintegrasi dengan LRT, Kereta Cepat Sampai Bandara Kertajati

Ekonomi
[caption id="attachment_2311" align="aligncenter" width="688"] Kereta Cepat Jakarta-Bandung pada tahap finalisasi perjanjian.[/caption] RAB.com (JAKARTA): Projek kereta cepat Jakarta-Bandung, yang direncanakan terhubung sampai Bandar Udara Kertajati, Majalengka, juga terintegrasi dengan jaringan kereta light rail transit (LRT). "Namun pilihannya ada dua: apakah semuanya kereta cepat atau disambung dengan LRT," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi  di Jakarta, Rabu (25/10). Budi mengatakan soal itu akan didiskusikan dalam waktu dekat yang juga akan membahas mengenai pembiayaan dan lelang kontraktor. Jarak Bandung-Majalengka yang 80 kilometer, lanjut dia, bila ditempuh dengan kereta berkecepatan 200 kilometer per jam berarti akan sampai  waktu 30 menit. Dari stasiun akhir di Bandung, Stasiun Tegalluar, juga akan disambungkan dengan moda ke pusat kota, begitu juga di Stasiun Halim. "Pilihannya akan banyak sehingga feeder (pengumpan) untuk kereta api cepat akan lebih komprehensif," ucap …
Read More