Kerugian Kemacetan di Jabodetabek Rp 100 Triliun per Tahun

Kerugian Kemacetan di Jabodetabek Rp 100 Triliun per Tahun

Ekonomi
[caption id="attachment_2249" align="aligncenter" width="653"] Kerugian[/caption] RAB.com (JAKARTA): Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono mengatakan dari kemacetan yang terjadi saat ini di wilayah Jakarta-Bogor-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) mengakibatkan kerugian mencapai Rp 100 triliun setiap tahunnya. "Kerugian Jabodetabek itu (akibat kemacetan) Rp 100 triliun per tahun. Kalau itu bisa diselesaikan kan luar biasa," ujar Bambang saat ditemui di Cikarang, Jumat (20/10/2017). Ia mengatakan untuk mengatasi kemacetan yang kian parah, BPTJ akan menerapkan beberapa kebijakan. Salah satunya mengurangi angkutan berat di jalan tol. Sejak 16 Oktober 2017, telah diberlakukan uji coba pengaturan operasional truk golongan IV dan lima di Tol Jakarta-Cikampek. Kendaraan golongan IV yang dimaksud adalah  truk kontainer dan truk gandeng yang saat uji coba tidak diperbolehkan masuk dan melintas di Tol Jakarta-Cikampek, di ruas Cikampek hingga Bekasi Barat arah Jakarta mulai pukul…
Read More
Penumpang Pesawat Lebaran 2017 Capai 6,13 Juta

Penumpang Pesawat Lebaran 2017 Capai 6,13 Juta

Ekonomi
RAB.com (JAKARTA): Pergerakan penumpang pesawat musim mudik Lebaran mencapai 6,13 juta penumpang atau naik 9,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan jumlah penumpang secara umum sangat didukung oleh perbaikan fasilitas dan operasional pelayanan bandara serta naiknya kinerja maskapai penerbangan. "Kami mencatat pergerakan penumpang dari H-10 sampai H+7 (15 Juni-3 Juli 2017) di 13 bandara yang dikelola. Peningkatan jumlah penumpang dan pergerakan pesawat pada angkutan Lebaran tahun ini juga dibarengi membaiknya performa maskapai," ujar Presdir PT Angkasa Pura II (AP II Persero) Muhammad Awaluddin, dikutip Antara, Jum'at (7/7). Berdasarkan data AP II, jumlah penumpang pada arus mudik pada H-10 hingga H-1 (15-25 Juni 2017) sebanyak 3,57 juta penumpang dan pada arus balik yaitu H-2 hingga H+8 (26 Juni-4 Juli 2017) sebanyak 2,55 juta penumpang. Khusus di Bandara Internasional Soekarno-Hatta jumlah pergerakan…
Read More