Klaim Manfaat Pemanis Buatan Diragukan

Klaim Manfaat Pemanis Buatan Diragukan

Kesehatan
[caption id="attachment_1719" align="aligncenter" width="713"] Perlu lebih banyak penelitian untuk memastikan klaim adanya berbagai manfaat pemanis buatan.[/caption] RAB.com (JAKARTA): Klaim berbagai manfaat pemanis buatan (artificial sweetener) diragukan menurut satu penelitian baru yang dipublikasikan di Canadian Medical Association Journal (CMAJ). Pengganti gula ini dalam jangka panjang kemungkinan berhubungan dengan kenaikan berat badan dan peningkatan risiko obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi, serta penyakit jantung. Konsumsi pemanis buatan seperti aspartame dan sucralose, meningkat dan semakin umum dilakukan di mana-mana. Data yang muncul mengindikasikan bahwa pemanis buatan (nonnutritive) berdampak negatif pada metabolisme, bakteri yang baik, dan nafsu makan, meskipun sejauh ini bukti yang ada masih saling bertentangan. Untuk memahami dengan lebih baik apakah mengkonsumsi pemanis buatan berhubungan secara negatif dengan dampak jangka panjang pada berat badan dan penyakit jantung, peneliti dari George & Fay Yee Centre…
Read More
Minuman Manis Makin Sumbang Obesitas

Minuman Manis Makin Sumbang Obesitas

Kesehatan
[caption id="attachment_767" align="aligncenter" width="783"] Dari pencegah dehidrasi menjadi penyumbang obesitas.[/caption] RAB.com (JAKARTA): Kebiasaan kaum urban (perkotaan) menyeruput kopi dan teh dalam keseharian ternyata bisa berujung pada obesitas (kegemukan). Khususnya untuk minuman berperisa manis (yang mendapatkan tambahan gula). "Minuman mestinya berfungsi untuk membuat tubuh terhidrasi, seharusnya tidak menyumbangkan kalori. Tapi perkembangan sekarang ini banyak minuman berperisa manis, kontributor kalori dari gulanya,” ujar peneliti Helda Khusun dari SEAMEO-REFCON (Southeast Asian Ministers of Education Organization - Regional Centre for Food and Nutrition) pekan lalu. Hal ini berdasarkan studi yang dilakukan terhadap 864 pria dan wanita berusia 18-45 tahun di Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, dan Medan. Hasil studi menyatakan bahwa gula pada kopi dan teh menyumbang 5,1 persen kalori dari makanan yang disantap orang dewasa di kota besar Indonesia. Selain kopi dan teh, kata…
Read More