Menkeu: Pembangunan Infrastruktur Indonesia Tertinggal karena …

Menkeu: Pembangunan Infrastruktur Indonesia Tertinggal karena …

Ekonomi
[caption id="attachment_1730" align="aligncenter" width="715"] Foto aerial projek pembangunan jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di kawasan Rancakalong, Sumedang, Jawa Barat, Selasa (30/5). Antara/Fahrul Jayadiputra[/caption] RAB.com (JAKARTA): Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui pembangunan infrastruktur Indonesia tertinggal dibanding negara-negara lain karena sejumlah hal. "Bukan kita sengaja, tapi banyak presiden di masa lalu yang juga mengalami kesulitan," ujarnya dalam sambutannya di acara Indonesia Infrastructure Finance Forum di Jakarta, Selasa (25/7). Sri Mulyani mengatakan kesulitan itu antara lain saat menghadapi krisis ekonomi Asia pada 1998-1999, yang membuat Indonesia mengalami tingkat utang yang sangat besar untuk membangun kembali berbagai layanan sosial setelah krisis yang terjadi. Saat itu pemerintah harus melakukan stabilisasi negara dan mengembalikan kepercayaan, juga mengurangi tingkat utang. "Caranya dengan memastikan lembaga keuangan negara sehat dan kuat. Presiden Jokowi memimpin dan kita lihat Indonesia lebih…
Read More
Projek Strategis Nasional 2018 Butuh 4.197 T, 58 Persen dari Swasta

Projek Strategis Nasional 2018 Butuh 4.197 T, 58 Persen dari Swasta

Ekonomi
RAB.com (JAKARTA): Pemerintah terus memacu pengerjaan Projek Strategis Nasional (PSN) yang hampir semuanya projek infrastruktur dan sebagian dimulai pembangunannya pada 2018. Swasta akan diberikan peran besar untuk mendukung 245 projek infrastruktur, satu program kelistrikan, dan satu program industri pesawat terbang, dengan total investasi senilai Rp 4.197 triliun. “Kami lakukan assessment untuk menilai keberlanjutan tiap projek, seperti apa dukungan pemerintah pusat dan keberadaan investor. Kami nilai juga apakah proyek berdampak signifikan bagi ekonomi daerah,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kementerian Koordinator Perekonomian, Wahyu Utomo, di Senayan, Jakarta, Kamis (6/7). Pemerintah berencana membagi pemenuhan kebutuhan pendanaannya ke tiga sektor.  Pertama, pada APBN (Anggaran Penerimaan dan Belajan Negara) akan dibebankan sebesar Rp 525 triliun, BUMN dan BUMD sebesar Rp 1.258 triliun, dan bobot terbesar pada swasta di Rp 2.414…
Read More